
Peresmian ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung Hanita Farial Firsada, Inspektur Provinsi Lampung Bayana, serta Kepala UPT Puskesmas Hajimena. Batin Wulan berharap SPPG Hajimena dapat menjadi model dan percontohan bagi SPPG lainnya di Lampung.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap berjalannya program, Wulan mewakili para relawan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Ucapan terima kasih untuk semua relawan SPPG Hajimena. Dapur SPPG ini dibuat dengan rencana matang, kerja keras semua pihak. Dapur ini diharapkan dapat menjadi dapur percontohan. Bukan hanya sebagai fasilitas fisik, tapi bentuk nyata kontribusi penerapan program pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mouna Sabila, PIC SPPG Hajimena, menjelaskan bahwa pengelolaan dapur SPPG disusun melalui proses yang matang, termasuk berkonsultasi dengan profesor teknik lingkungan dari perguruan tinggi. Ia juga menyebutkan terdapat 47 relawan, dengan 90 persen di antaranya merupakan warga sekitar SPPG, yang selama ini aktif membantu pelayanan kepada 1.922 penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga peserta posyandu.
Dengan peresmian ini, Batin Wulan berharap Dapur SPPG Hajimena tidak hanya meningkatkan kualitas layanan gizi masyarakat, tetapi benar-benar menjadi model standar bagi pengembangan SPPG di kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung. (*)

