Site icon

Kejar Target Kasus TB, Jihan Dorong Rumah Sakit Swasta Aktif Lakukan Tracing

LAMANRETORIK, Lampung Tengah — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TB), termasuk dengan melibatkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan swasta dalam melakukan tracing pasien.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan hal tersebut saat meninjau fasilitas pemeriksaan dan penanganan pasien TB di Rumah Sakit Yukum Medical Centre dan Rumah Sakit Mitra Mulia Husada, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (7/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Jihan melihat langsung alur pelayanan pasien TB, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, ruang tunggu hingga ruang isolasi.

Di Rumah Sakit Yukum Medical Centre, Jihan meninjau poli TB yang telah dipisahkan dari pelayanan pasien lainnya. Fasilitas tersebut dilengkapi ruang pemeriksaan dan ruang tunggu dengan akses yang terpisah.

Jihan juga melihat fasilitas radiologi yang digunakan untuk pemeriksaan pasien TB, termasuk pemeriksaan X-ray. Rumah sakit tersebut turut menyiapkan Mobile X-ray.

Menurut Jihan, pencatatan dan pelacakan pasien menjadi bagian penting dalam mengejar target penemuan kasus TB. Karena itu, keterlibatan fasilitas kesehatan swasta diperlukan agar pasien yang terdiagnosis maupun hasil skrining dapat tercatat dan ditindaklanjuti.

“Kita punya target pasien Tuberkulosis yang harus ditemukan tracing-nya. Kami perlu teman-teman di rumah sakit swasta, fasilitas kesehatan swasta untuk bisa ikut juga melakukan tracing Tuberkulosis,” ujar Jihan.

Jihan juga mendorong rumah sakit dan fasilitas kesehatan swasta mengoptimalkan website Peduli TB Lampung yang telah diluncurkan.

Menurutnya, pemanfaatan sistem tersebut dapat membantu pencatatan pasien yang terdiagnosis maupun hasil skrining, sehingga proses tracing dan tindak lanjut pasien dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

Jihan menegaskan, penanggulangan TB membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit hingga puskesmas.

“Bagaimanapun tonggaknya ada di teman-teman di semua, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas. Jadi memang kita harus mengawal ini,” katanya.

Jihan berharap koordinasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan puskesmas terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memperluas penemuan kasus sekaligus memastikan pasien TB yang telah teridentifikasi mendapatkan tindak lanjut. (*)

Exit mobile version