Beranda / Bandar Lampung / Abu Vulkanik Menempel di Jalan dan Fasilitas Publik, 46 Titik Disemprot

Abu Vulkanik Menempel di Jalan dan Fasilitas Publik, 46 Titik Disemprot

LAMANRETORIK, Bandar Lampung — Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menempel di sejumlah ruas jalan dan fasilitas publik di Kota Bandar Lampung. Untuk mengurangi dampaknya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung melakukan penyemprotan di 46 titik.

Penyemprotan dilakukan selama dua hari, yakni Senin (7/9/2026) di 22 titik dan Selasa (8/9/2026) di 24 titik.

Lokasi yang ditangani tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari ruas jalan, sekolah, kantor pemerintahan, tempat ibadah hingga fasilitas publik lainnya.

Kepala Damkarmat Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan penyemprotan dilakukan untuk membersihkan abu vulkanik yang menempel di permukaan jalan maupun lingkungan fasilitas publik.

“Penyemprotan kita lakukan karena abu vulkanik yang menempel di permukaan dapat kembali beterbangan dan mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan,” kata Anthoni.

Pada hari pertama, penyemprotan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Teluk Bone Pulau Pasaran, Kantor Kecamatan Telukbetung Selatan, Kantor Kecamatan Labuhan Ratu, Kantor Kecamatan Sukarame, Masjid Besar Al-Wusqo Way Halim, SDN 1 Sumberejo, Terminal Kemiling dan SDN 1 Panjang Selatan.

Petugas juga melakukan penyemprotan di Jalan Dokter Harun 2, halaman Polsek Tanjung Karang Timur, STKIP PGRI Palapa, Sekolah Trinitas Sumur Putri, Jalan Diponegoro, Jalan Wortel Monginsidi, Jalan Dokter Susilo, Jalan Cut Meutia, depan Kantor Wali Kota, Jalan Raden Intan hingga area parkir di sekitar Burger King.

Pada Selasa (8/9/2026), penanganan diperluas ke 24 titik. Mayoritas lokasi merupakan fasilitas pendidikan, seperti SMK 1 Nusa, SD-SMP Al-Azhar, SMAN 1 Bandar Lampung, SMKN 7 Bandar Lampung, SDN 1 Keteguhan, MAN 2 Bandar Lampung, SMPN 17 Bandar Lampung, SMK YPPL Panjang, SDN 3 Sumur Putri hingga SMPN 1 Enggal.

Sejumlah fasilitas lain turut disemprot, di antaranya Mahan Agung, Masjid Nuruddin, TK Amalia, TK Handayani, SDN 1 Pecoh Raya, SDN 2 Keteguhan dan Kantor Dinas Pendidikan.

Warga Diminta Waspada

Pemerintah Kota Bandar Lampung sebelumnya juga mengerahkan BPBD dan Damkarmat untuk membasahi sejumlah ruas jalan sebagai bagian dari penanganan dampak abu vulkanik.

Anthoni mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak abu vulkanik.

Masyarakat juga diminta menggunakan pelindung mata bila diperlukan serta berhati-hati saat berkendara karena debu dapat mengganggu jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Penyemprotan 46 titik tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Bandar Lampung untuk mengurangi dampak abu vulkanik yang menempel di lingkungan masyarakat. Sementara itu, kondisi dan sebaran abu terus dipantau oleh instansi terkait. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *