Beranda / Bandar Lampung / Pemkot Bandar Lampung Siapkan Transportasi Publik, Target BTS 2027

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Transportasi Publik, Target BTS 2027

LAMANRETORIK, Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mempersiapkan pengembangan transportasi publik dengan menguji kembali layanan bus perkotaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot membidik program Buy The Service (BTS) Kementerian Perhubungan pada 2027.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan uji coba bus menjadi tahap awal untuk melihat kesiapan layanan sebelum transportasi publik dikembangkan secara lebih luas.

“Program ini kita proyeksikan bakal menghadirkan layanan transportasi massal yang lebih nyaman sekaligus menjadi solusi konkret mengurai kemacetan serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi,” kata Socrat, Selasa (2/9/2026).

Saat ini, Pemkot Bandar Lampung terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk mengusulkan Bandar Lampung masuk dalam program BTS.

Melalui skema BTS, pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap biaya operasional layanan bus. Dengan dukungan tersebut, layanan transportasi umum diharapkan dapat tersedia dengan pelayanan yang lebih baik dan tarif yang tetap terjangkau.

Socrat berharap dukungan pemerintah pusat melalui program BTS dapat memperluas operasional transportasi publik di Bandar Lampung mulai 2027.

“Harapannya, melalui dukungan penuh pemerintah pusat lewat program BTS ini, operasional transportasi publik secara masif di Bandar Lampung dapat terealisasi secara optimal mulai 2027 mendatang,” ujarnya.

Pengembangan bus perkotaan tidak serta-merta menghilangkan keberadaan angkutan kota konvensional. Dishub memastikan trayek angkot yang selama ini melayani masyarakat tetap diakomodasi.

Meski demikian, evaluasi terhadap trayek dan jaringan transportasi akan dilakukan secara berkala agar rute yang tersedia lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Trayek yang ada tetap kita akomodir. Namun, evaluasi berkala tetap berjalan agar rute yang dilalui benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di lapangan,” jelas Socrat.

Pemkot Bandar Lampung juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk mendukung penyediaan armada maupun infrastruktur pendukung transportasi publik. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *