Beranda / Bandar Lampung / Perubahan APBD Bandar Lampung 2026 Masuk Pembahasan, Deddy Tekankan Prioritas Warga

Perubahan APBD Bandar Lampung 2026 Masuk Pembahasan, Deddy Tekankan Prioritas Warga

LAMANRETORIK, Bandar Lampung — Perubahan APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026 mulai memasuki pembahasan di DPRD Kota Bandar Lampung. Pemerintah daerah menekankan agar penyesuaian anggaran tetap diarahkan pada program yang menjadi prioritas masyarakat.

Wakil Wali Kota Bandar Lampung, H. Deddy Amarullah, menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2026, Jumat (21/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Pembahasan tingkat pertama mencakup penyampaian Raperda Perubahan APBD 2026 oleh Wali Kota Bandar Lampung serta penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD.

Pemerintah daerah menyampaikan sejumlah penyesuaian pada sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah yang disesuaikan dengan dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pandangan, catatan, dan rekomendasi awal sebagai bahan pembahasan lebih lanjut.

Deddy Amarullah menegaskan perubahan APBD harus diarahkan pada program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen anggaran.

“Perubahan APBD ini kita lakukan agar program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dapat berjalan optimal. Kita ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar bermanfaat dan akuntabel,” ujar Deddy di sela rapat.

Ia juga mengapresiasi proses pembahasan antara eksekutif dan legislatif yang dilakukan melalui mekanisme DPRD.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan berlanjut melalui rapat komisi dan Badan Anggaran DPRD sebelum memasuki tahapan pengambilan keputusan bersama.

Deddy berharap proses pembahasan tersebut dapat memastikan anggaran perubahan tetap berpijak pada kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat Bandar Lampung. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *