Beranda / Bandar Lampung / Proyek Jalan Tirtayasa Rp35,9 Miliar Disorot, PU Bandar Lampung Turun Mengevaluasi

Proyek Jalan Tirtayasa Rp35,9 Miliar Disorot, PU Bandar Lampung Turun Mengevaluasi

LAMANRETORIK, Bandar Lampung — Proyek rekonstruksi Jalan Pangeran Tirtayasa, Bandar Lampung, senilai Rp35,9 miliar mulai menjadi perhatian warga. Pekerjaan yang menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement itu disorot pada tahap pelaksanaannya di lapangan.

Sorotan terutama menyangkut tahapan pengerjaan sebelum pengecoran. Warga mempertanyakan dugaan tidak dilakukannya pengupasan aspal lama sebelum konstruksi beton dikerjakan.

Pertanyaan tersebut muncul ketika proyek mulai memasuki tahap pembuatan lantai kerja, termasuk pemasangan bekisting dan pengecoran menggunakan ready mix.

Menanggapi sorotan itu, PPK Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung, Rayu R Wiranegara, mengapresiasi pengawasan masyarakat.

Rayu menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan teknis bersama kontraktor.

“Kami akan segera menindaklanjuti dan mengevaluasi pelaksanaan teknis bersama pihak kontraktor,” ujar Rayu.

Proyek Jalan Pangeran Tirtayasa merupakan bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur Pemkot Bandar Lampung tahun 2026. Ruas yang ditangani memiliki panjang sekitar 5 kilometer dengan lebar 7,30 meter.

Konstruksi jalan dirancang dengan ketebalan total 50 sentimeter, terdiri dari agregat kelas B 10 sentimeter, lean concrete 10 sentimeter, dan beton rigid 30 sentimeter.

Dengan nilai proyek mencapai Rp35,9 miliar, pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.

Kini, sorotan publik terhadap tahapan pengerjaan menjadi bagian dari pengawasan proyek. Evaluasi PU bersama kontraktor diharapkan dapat memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Sebab, proyek bernilai puluhan miliar bukan hanya soal jalan yang selesai dibangun, tetapi juga tentang bagaimana setiap rupiah anggaran publik menghasilkan infrastruktur yang layak dan bertahan lama. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *