LAMANRETORIK, Bandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Pupuk Organik Cair (POC) yang digagas Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun peningkatan produktivitas pertanian.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Budhi Condrowati, mengatakan kedua program tersebut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan berpotensi memperkuat ketahanan pangan daerah apabila dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“Program Makan Bergizi Gratis berdampak langsung pada pemenuhan gizi masyarakat, sementara Program Pupuk Organik Cair membantu petani meningkatkan hasil produksi. Keduanya saling mendukung,” ujar Budhi.
Menurutnya, Program Pupuk Organik Cair hingga saat ini telah diikuti oleh ratusan desa dan dimanfaatkan untuk berbagai komoditas pertanian, khususnya di wilayah perdesaan. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi petani.
Sebagai bentuk penguatan dampak program, DPRD Provinsi Lampung mendorong sinergi lintas sektor, salah satunya melalui pemanfaatan limbah organik dari dapur Program MBG sebagai bahan baku Pupuk Organik Cair.
Integrasi tersebut dinilai mampu mengurangi dampak lingkungan, menekan biaya produksi pertanian, serta memperkuat ekosistem pertanian rakyat secara berkelanjutan.
DPRD Provinsi Lampung juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif agar pelaksanaan kedua program berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD Provinsi Lampung, diharapkan Program MBG dan POC dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan dan ketahanan pangan daerah.










