LAMANRETORIK, Way Kanan – Aksi protes warga terkait kondisi jalan rusak di Kabupaten Way Kanan memantik perhatian serius dari DPRD Provinsi Lampung. Untuk menindaklanjuti keluhan tersebut, anggota DPRD langsung turun ke lapangan meninjau kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Sorotan warga mencuat setelah video kreator lokal Oniparawijaya viral, memperlihatkan warga Desa Tanjung Ratu menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai simbol kekecewaan mereka terhadap akses jalan yang belum diperbaiki.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengakui memang ada beberapa titik jalan yang menjadi keluhan warga. “Memang ada beberapa titik yang perlu perhatian. Sebelumnya saya belum sempat turun langsung,” ujar Deni, Rabu (7/1/2026).
Sebagai tindak lanjut, Deni melakukan kunjungan lapangan bersama Kepala UPT Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung untuk memastikan kondisi jalan yang berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas para pelajar.
Dari hasil peninjauan, Deni meminta agar Dinas BMBK segera melakukan penanganan sementara agar mobilitas warga tidak terganggu. “Saya minta dilakukan penanganan awal. Anggaran tahun 2026 sudah disahkan, sehingga perbaikan lanjutan akan diperjuangkan melalui APBD Perubahan,” jelasnya.
Langkah awal yang akan dilakukan berupa pengerasan jalan. Deni juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan aparat kampung yang menyampaikan aspirasi sehingga persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti. “Terima kasih kepada masyarakat dan kepala kampung yang sudah menyampaikan aspirasi. Hal ini langsung saya sampaikan ke Kepala Dinas BMBK,” ujarnya.
Selain badan jalan, Deni menyoroti dua gorong-gorong di lokasi yang mengalami kerusakan dan akan menjadi perhatian dalam penanganan berikutnya. “Bukan hanya jalannya, ada dua gorong-gorong yang ambruk dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. ()










