LAMANRETORIK, Metro — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, H. Ahmad Basuki, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Metro. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan serta pemberdayaan pelaku usaha mikro di daerah.
Festival tersebut mengusung tema “Lampung Mempesona: Ekowisata Berbudaya, UMKM Legal, Terlindungi dan Berdaya” dan dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia, M. Riza Damanik. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kementerian UMKM RI dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka mendorong percepatan legalitas usaha mikro serta peningkatan produktivitas UMKM.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Rycko Menoza, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, perwakilan lembaga perbankan, serta ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Metro.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Basuki menilai festival ini memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha mikro. Menurutnya, dukungan pemerintah dan pemangku kebijakan sangat diperlukan untuk membangun ekosistem UMKM yang kondusif, sehingga usaha mikro dapat berkembang secara legal, terlindungi, dan memiliki daya saing.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, H. Ahmad Basuki menegaskan komitmen DPRD dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada penguatan UMKM, baik melalui kemudahan perizinan, perlindungan hukum, maupun perluasan akses pembiayaan dan pemasaran.
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro ini juga menghadirkan berbagai layanan terpadu, antara lain pendampingan perizinan dan legalitas usaha, konsultasi hukum, akses pembiayaan perbankan, bimbingan teknis pengelolaan usaha, serta layanan kurasi produk dan penguatan pemasaran digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kota Metro dan sekitarnya dapat meningkatkan kapasitas usaha serta berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan sektor pariwisata di Provinsi Lampung.









