Beranda / Lampung / Lampung Klaim Miliki 345 Koperasi Merah Putih, Terbanyak di Luar Jawa

Lampung Klaim Miliki 345 Koperasi Merah Putih, Terbanyak di Luar Jawa

LAMANRETORIK, Bandar Lampung – Provinsi Lampung disebut menjadi daerah dengan jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terbanyak di luar Pulau Jawa. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 345 unit koperasi telah berdiri di berbagai wilayah di Lampung.

Data tersebut disampaikan dalam kegiatan peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari KDKMP Way Halim, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung.

Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi Lampung mendukung percepatan pembentukan dan operasionalisasi koperasi melalui pemanfaatan aset pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas KDKMP.

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasionalnya Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemprov Lampung bersama jajaran TNI melakukan inventarisasi aset-aset daerah yang dapat dimanfaatkan guna mempercepat pembangunan koperasi di berbagai wilayah.

Menurutnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga mendorong pemanfaatan aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal agar memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” kata Marindo.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, jumlah 345 unit KDKMP tersebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.

Marindo menyebut koperasi tersebut nantinya akan memiliki berbagai unit usaha, mulai dari gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN hingga usaha pangan seperti beras dan jagung.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan di wilayah Lampung dan Bengkulu pada hari yang sama.

Ia menyebut hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.

“Kita terus mengejar target. Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujarnya.

Khusus di Bandar Lampung, target pembangunan KDKMP mencapai 10 titik. Saat ini lima titik telah selesai dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang.

Menurut Kristomei, dukungan Pemerintah Provinsi Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama terkait penyediaan lahan.

“Di Bandar Lampung kami sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page