Beranda / Daerah / Tulang Bawang Barat / Rotasi ASN Tubaba, Uji Kompetensi, Ambisi, dan Arah Baru Birokrasi

Rotasi ASN Tubaba, Uji Kompetensi, Ambisi, dan Arah Baru Birokrasi

LAMANRETORIK, Tulang Bawang Barat – Tulang Bawang Barat tengah memasuki babak baru dalam pentas birokrasi daerah. Kursi-kursi strategis di jajaran ASN tengah mengalami pergeseran signifikan, menyisakan dinamika penuh harapan dan intrik yang mengiringi setiap langkah para kandidat.

Desas desus mulai beredar. Kepala Dinas Pendidikan yang akan berpindah tugas ke Mesuji membuka ruang bagi dua kandidat utama yaitu Suwardi, S.E., M.M., Kabag Perekonomian yang dikenal piawai dalam mengelola anggaran, serta Camat Lambu Kibang Cheri Sofian yang kabarnya siap mengisi posisi tersebut. Pergantian ini tentu menjadi momen penting yang disambut beragam reaksi.

Sementara itu, Somad, S.P., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dikabarkan bakal naik menjadi Asisten II, memperkuat struktur pemerintahan daerah. Aidil Pati Kraton juga telah dipersiapkan untuk memimpin Dinas Kominfo, mengemban tugas penting dalam komunikasi publik di era digital.

Di sektor PUPR, kemungkinan persaingan semakin ketat. Posisi Asisten I Pemerintahan yang kosong digadang-gadang akan diisi oleh Kepala Dinas PUPR yang sempat dinilai sebagian orang, beliau (Iwan Mursalin) lebih cocok duduk di kursi Sekdakab. Sementara kursi Kepala Dinas PUPR sendiri menjadi rebutan antara tiga tokoh, yakni Ir. Rizal Irawan dari Dinas Perkimta, Iwan Balau, dan Ir. Budi Dharma dari Kabag UKPBJ. Ketiganya membawa visi dan pengalaman yang berbeda, menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembuktian kapabilitas. Begitulah itu harapannya.

Tidak kalah penting, Isu semerbak Camat Gunung Agung, Yudi, akan mengisi posisi Kepala Dinas Penyuluh KB, dan jabatan Kepala Dinas Peternakan disebut akan diemban oleh staf ahli bidang perekonomian, menandai pergeseran fokus birokrasi ke arah yang lebih strategis dan terpadu. Sementara itu, Wahyu Nyinang yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, disebut-sebut tengah disiapkan menuju posisi Sekretaris DPRD (Sekwan), memperkaya dinamika internal ASN Tubaba.

Di tengah derasnya spekulasi dan rotasi ini, rencana uji kompetensi menjadi momen krusial. Bagi para ASN yang telah lama menanti kesempatan, uji kompetensi ini adalah panggung untuk membuktikan bahwa jabatan bukan semata hasil negosiasi atau kedekatan, melainkan refleksi nyata atas kompetensi dan integritas.

Dikonfirmasi terkait tahapan rotasi dan uji kompetensi, Kepala BKPSDM Tubaba, Novian, menyampaikan bahwa prosesnya masih berjalan di tingkat nasional.

“Masih proses di BKN dan Kemendagri. Nanti setelah izin keluar, tunggu saja,” kata Novian dalam pesan singkat, Senin (26/5).

Jawaban tersebut mengonfirmasi bahwa meski sejumlah nama telah mencuat dalam bursa jabatan, proses administratif masih dalam tahap pengurusan. Artinya, segala perubahan belum final hingga ada izin resmi dari otoritas pusat.

Memang, ambisi dalam birokrasi adalah sesuatu yang lumrah. Beberapa kandidat dikenal gigih dalam memperjuangkan posisi, menambah warna dalam proses seleksi yang penuh tantangan ini. Namun, dengan mekanisme uji kompetensi yang ketat, diharapkan hanya mereka yang benar-benar layak yang akan memimpin.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Tubaba dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menjadikan para pemimpin terpilih sebagai motor penggerak kemajuan daerah, bukan sekadar pengisi kursi. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page